Kucing, binatang liar satu-satunya yang dikaruniai kemurahan sehingga bisa hidup berdampingan dengan manusia. Namun tidak semua boleh hidup masuk kedalam rumah bukan?
Hanya kucing yang manis, tidak nyolongan (mencuri) dan tidak berak atau kencing sembarangan, dan tentunya yang rajin mandi sehingga bulunya mulus tidak bopeng2. Tentu kita tahu bukan bahwa kucing rajin mandi membersihkan bulunya sendiri dengan lidahnya.
Kucing binatang yang dikhususkan ini dicipta sebenarnya bisa jadi cermin bagi hubungan kita dengan Tuhan. Lihatlah, jika kita menjadi kucing yang nakal apakah kita layak untuk masuk dalam perjamuan tuannya? Si tuan mungkin sudah menyiapkan sekantong besar makanan kucing yang lezat. Tapi apakah kita boleh mencurinya sebelum tuan itu memberikannya pada kita? Bad Cat bukan? Kucing yang layak diusir dari rumah.
Tapi bila sang Tuan sudah memilih, sekalipun kucing masuk dalam comberan, dengan kesabaran dan cinta kasih akan dibersihkan dari lumpur hingga layak dibawa lagi naik ranjang. Pilihan ini juga bahkan bisa menjelaskan tentang predestinasi.
Cintailah kucing, dan belajarlah melaluinya :)
19 November 2009
17 November 2009
GBU atau JBU?
Mazmur 72: 17b ... Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya,...
Ternyata tradisi orang Kristen yang menutup pembicaraan dengan GBU memang cukup rohani ya, karena ada dasar firmannya.
Tapi ada satu teman yang kurang setuju. Mengapa?
Karena istilah GOD sifatnya sangat luas dan umum. Bahkan dewa dewi pun bisa disebut dengan God. Dan istilah inipun digunakan secara umum di semua agama yang menunjuk kepada pribadi yang tak terbantahkan.
Kristen memiliki hak istimewa karena kepadanya diberikan satu nama yang olehnya dunia diselamatkan. Satu-satunya nama yang diberikan kepada dunia. Hanya ada satu nama. Yaitu Yesus. (lengkapnya Yesus Kristus sebagai yang diurapi, yang dikuduskan, dan yang dipilih sendiri oleh Bapa pada peristiwa pembabtisan Yesus dan ketika kemunculan Musa dan Elia di atas bukit).
Jadi alangkah baiknya jika kita saling memberkati dengan nama yang special itu, yang hanya dimiliki dan diberikan kepada kita umat pilihanNya.
JBU :)
Ternyata tradisi orang Kristen yang menutup pembicaraan dengan GBU memang cukup rohani ya, karena ada dasar firmannya.
Tapi ada satu teman yang kurang setuju. Mengapa?
Karena istilah GOD sifatnya sangat luas dan umum. Bahkan dewa dewi pun bisa disebut dengan God. Dan istilah inipun digunakan secara umum di semua agama yang menunjuk kepada pribadi yang tak terbantahkan.
Kristen memiliki hak istimewa karena kepadanya diberikan satu nama yang olehnya dunia diselamatkan. Satu-satunya nama yang diberikan kepada dunia. Hanya ada satu nama. Yaitu Yesus. (lengkapnya Yesus Kristus sebagai yang diurapi, yang dikuduskan, dan yang dipilih sendiri oleh Bapa pada peristiwa pembabtisan Yesus dan ketika kemunculan Musa dan Elia di atas bukit).
Jadi alangkah baiknya jika kita saling memberkati dengan nama yang special itu, yang hanya dimiliki dan diberikan kepada kita umat pilihanNya.
JBU :)
Sampai Kapan Penyesatan ini Berakhir?
Natal adalah Yesus, bukan yang lain
Selain tentang Yesus, yang lain hanyalah penyesatan.
Menyedihkan kalau ada gambar sinterklas di gereja.
Seperti menyimpan foto cewek selain istri kita di dompet.
Gambar sinterklas di gereja sama dengan gereja setuju dengan penyesatan ini.
Semoga gereja2 segera bertobat, dan sinterklas segera tersingkir dari hati anak2 kita.
Selain tentang Yesus, yang lain hanyalah penyesatan.
Menyedihkan kalau ada gambar sinterklas di gereja.
Seperti menyimpan foto cewek selain istri kita di dompet.
Gambar sinterklas di gereja sama dengan gereja setuju dengan penyesatan ini.
Semoga gereja2 segera bertobat, dan sinterklas segera tersingkir dari hati anak2 kita.
13 Oktober 2009
Goncangkan untuk Hasil Maksimal

Beberapa orang harus mengalami guncangan atau tekanan sampai potensi yang sebenarnya dikeluarkan semua, bahkan yang sebelumnya dipikir tidak mungkin pun bisa dilakukan.
Kadang juga untuk mau bertobat, beberapa harus mengalami saat kritis, mentok, tanpa pengharapan, baru berbalik arah.
Kalau saja kita tidak terlalu mengendap, baik sifat buruk, kebiasaan, kemalasan, atau sering kita dengar tentang zona kenyamanan. Mungkin kita tidak akan mengalami masa2 terguncang, keterkejutan, atau jalan buntu.
Kira2 sisi mana ya dalam hidup kita yang perlu diaduk ulang?
16 September 2009
Predestinasi, Ditentukan dari Semula

Sumber gambar
Babinya lucu ya...
Melihat lobang dipunggungnya pasti kita langsung tahu bahwa ini adalah sebuah celengan. Celengan adalah alat untuk belajar menabung. Yang utama adalah belajar disiplin. Maka celengan (pada awalnya) diciptakan tanpa lobang lain selain lobang masuknya uang. Seperti pintu satu arah ya?
Sebagus apapun celengan ini dibuat, sang pencipta.. eh sang pembuat pasti menyadari hal berikut: Bila celengan ini dipakai sesuai fungsinya, maka celengan ini harus rela untuk dihancurkan.
Apa ya kira2 komentar dari para gerabah lain yang bukan celengan? Walau gerabah lain punya kemungkinan untuk pecah juga, tapi celengan ini dicipta untuk dipecah.
Apa ya faedahnya bagi celengan itu sendiri?
Setidaknya dia pernah diciptakan. hihih..
Yang jelas dia telah berguna untuk mendisiplinkan seseorang.
Itulah yang namanya predestinasi menurut kacamata tukang gerabah.

Sumber gambar
Tapi predestinasi menurut Alkitab berbeda. Bedanya adalah tidak ada yang ditentukan untuk dihancurkan. Roma 8:29-30 “Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.”
Predestinasi menurut alkitab hanya untuk tujuan baik, sebab Allah pada hakekatnya adalah baik. Bisa kita lihat dari penciptaaan manusia di Kejadian 1:31 "Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam". Yang hancur adalah akibat dari dosa, jadi bukan ditentukan untuk dihancurkan. Seperti celengan tadi...
Langganan:
Postingan (Atom)

